1shop’s Blog

November 18, 2008

Televisi membuat otak anak dan bayi tumpul

Filed under: Article, Bayi, Kesehatan — 1shop @ 8:00 pm

tv kids

Hasil Penelitian mengatakan bahwa stasiun TV kerap menawarkan program khusus untuk anak dan bayi. TV mengklaim program tersebut bagus untuk perkembangan anak dan bayi. Nyatanya, sejumlah peneliti dari dokter spesialis anak menyimpulkan TV sama sekali tak ada gunanya bagi bayi.

Bahkan TV menjadi penyebab otak bayi tak berkembang dan tumpul. “Acara khusus televisi dan DVD rancangan khusus bagi bayi yang mengklaim dapat meningkatkan perkembangan otak secara nyata lebih membawa pengaruh buruk bagi perkembangan otak bayi,” demikian pernyataan dokter ahli yang
dimuat dalam majalah kedokteran Jerman, Neu-Isenburg, belum lama ini. Bayi belajar mengalami gangguan dari televisi, kata laporan ilmuwan yang mengacu kepada daya kerja otak yang merupakan penelitian Profesor Manfred Spitzer dari Ulm, Hamburg, Jerman. Menurut Spitzer, bayi tak dapat memproses rangkaian dari tampilan benda maupun suara dari televisi. Spitzer mengatakan dalam satu
penelitian di AS, sekelompok bayi yang memiliki kisaran umur sembilan hingga 12 bulan dibacakan cerita dalam bahasa Cina sementara sekelompok bayi lainnya mendengarkan cerita yang sama dari sebuah televisi. Bayi-bayi dari kelompok pertama dalam waktu dua bulan berselang dapat mengenali suara dalam bahasa Cina namun kelompok dua yang melulu hanya mendengarkan dan melihat tampilan layar di televisi tidak mempelajari apapun. Para peneliti otak mengatakan bahwa letak televisi yang salah dapat berbahaya apabila seorang dewasa membacakan cerita bagi bayinya. Menurut satu penelitian lainnya yang melibatkan 1.000 keluarga yang memiliki bayi dengan kisaran usia delapan hingga 16 bulan yang secara berkala dibacakan cerita, maka anak-anak tersebut mengenali atau mengetahui jumlah kata delapan persen lebih banyak dari rata-rata. Jumlah perbendaharaan kata anak-anak yang banyak melihat acara Baby TV atau DVD yang khusus diperuntukkan bagi bayi adalah 20 persen lebih rendah dari jumlah kata yang dimiliki anak-anak secara rata-rata.

*Video Bayi
*Sebuah penelitian juga dilakukan di AS, tahun lalu, juga mengungkapkan, rekaman yang dimaksudkan untuk merangsang pertumbuhan otak bayi malah justru memperlambat perkembangan kosakata pada bayi, jika semua itu digunakan secara berlebihan. Peneliti dari University of Washington, Frederick Zimmerman, mengungkapkan, video khusus bayi itu justru membuat bayi yang berusia antara
delapan bulan hingga 16 bulan memahami kata-kata lebih sedikit. Bayi yang menonton video dan DVD bayi selama empat jam per hari rata-rata memahami enam sampai delapan kata lebih sedikit dibandingkan dengan bayi yang tidak menontonnya. Bayi yang lebih tua tak terpengaruh atau terbantu oleh video itu, kata para peneliti tersebut dalam Journal of Pediatrics. “Fakta paling penting yang datang dari studi ini ialah tak ada bukti jelas mengenai manfaat yang berasal dan DVD dan video, dan ada petunjuk mengenai keburukannya, ” kata Zimmerman.

Zimmerman dan rekannya melakukan wawancara telepon secara acak dengan lebih dari 1.000 keluarga di Minnesota dan Washington yang memiliki bayi dan mengajukan pertanyaan terperinci mengenai kegiatan menonton video dan televisi. “Hasilnya mengejutkan kami, tapi semuanya masuk akal. Hanya sejumlah jam terbatas saat bayi melek dan sadar,” kata Andrew Meltzoff, ahli psikologi yang ikut dalam studi itu. “Jika bayi belajar mengenal kata lewat DVD dan TV, dan bukan dengan orang yang berbicara dengan cara kebapakan atau keibuan, gaya bicaya melodis yang kita gunakan dengan anak kecil, bayi tak memperoleh pengalaman linguistik yang sama,” kata Meltzoff.

Dua penelitian ini sepakat orangtua adalah guru pertama dan terbaik bagi bayi. Bayi secara insting menyesuaikan cara bicara, pandangan mata, dan tanda sosial guna mendukung ketepatan
bahasa. Menonton TV dan DVD yang menarik perhatian mungkin bukan pengganti yang setara bagi interaksi hangat sosial manusiawi pada usia ini

sumber :
http://www.mail-archive.com/ayahbunda-online@yahoogroups.com/msg14259.html

Iklan

Sinar Biru Ancam Mata si Buah Hati

Filed under: Article, Bayi, Kesehatan — Tag:, , , — 1shop @ 7:53 pm

KETERBATASAN pengetahuan orangtua terhadap bahaya sinar biru membuat
anak-anak rentan mengalami gangguan mata. Bagaimana tidak, aktivitas
sehari-hari sang buah hati sangat dekat dengan sumber sinar biru, salah
satunya dari layar televisi.

Bukan perkara sulit menemui seorang anak yang tengah menonton tv. Karena
inilah aktivitas yang paling banyak dilakukan anak-anak saat ini. Tidak aneh
bila kalangan pendidik, sudah memberikan peringatan terhadap pengaruh buruk
terlalu banyak menonton tv terhadap perkembangan seorang anak.

Bukan hanya itu, perkembangan kesehatan mata anak pun ikut terancam.
Pancaran sinar dari layar televisi merupakan salah satu sumber sinar biru,
selain pancaran sinar matahari, lampu neon, dan komputer. Sinar yang
memiliki panjang gelombang cahaya 400-500 nm pada spektrum sinar yang masih
dapat diterima mata bisa menyebabkan kerusakan dan menimbulkan luka
fotokimia pada retina mata anak.

“Jika hal ini terus berkelanjutan bisa menyebabkan makula degeneratif yang
terjadi pada anak saat dewasa,” ujar Konsultan Pediatrik Ophtalmologis/
Spesialis Mata Anak Departemen Mata FKUI/ RSCM dr Rita S Sitorus PhD SpM(K).
Dalam jangka waktu pendek, dampak sinar biru dapat mengganggu kerja retina
sehingga menghambat proses pembelajaran melalui mata.

Sinar biru merupakan sinar proses pembelajaran melalui mata yang bersifat
paling merusak dan dapat mencapai retina. Bayi dilahirkan dengan lensa yang
relatif jernih atau bening yang secara bertahap dan alami berubah menjadi
kuning sejalan dengan usia. Risiko terbesar kerusakan akibat sinar biru
yaitu sekitar 70- 80 persen sinar biru dapat mencapai retina pada usia 0-2
tahun dan 60-70 persen pada usia 2 hingga 10 tahun. Adapun sinar biru yang
mencapai retina pada usia 60 hingga 90 tahun hanya mencapai 20 persen.

Untuk memberikan perlindungan terhadap bahaya sinar biru harus dilakukan
sedini mungkin, salah satunya dengan asupan lutein. “Lutein dapat membantu
melindungi mata, terutama retina, dari kerusakan dengan cara menyaring sinar
biru dan juga berperan sebagai antioksidan dengan cara menetralisasikan
radikal-radikal bebas,” ungkap Rita S Sitorus.

Menurut dia, bagian luar fotoreseptor di dalam retina adalah bagian yang
cenderung mudah terkena peroksidasi karena tingginya asam lemak.

Bagian luar fotoresptor inilah yang tinggi akan lutein. Lutein berperan
sebagai antioksidan dan memberi perlindungan pada mata. Tubuh tidak dapat
mensintesakan lutein. Karena itu kebutuhan lutein harus disuplai dari luar
tubuh, salah satunya dari makanan seperti sayuran, buah, suplemen, dan
terutama ASI. Namun, bahan makanan yang mengandung lutein biasanya tidak
disukai, dan jarang dikonsumsi bayi dan balita. Hasil penelitian
menunjukkan, hanya sekitar 10 persen anak yang mengonsumsi sayuran dan
buah-buahan setiap hari.

Kecukupan lutein pada makanan dapat membantu menjamin perkembangan mata yang
sehat pada bayi dan anak. Mata merupakan salah satu indra penting bagi
proses belajar.

Konsultan Neurologi pada Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM dr Dwi
Putro Widodo SpA(K) Mmed mengatakan, fungsi penglihatan (visual) adalah
salah satu bagian dalam perkembangan kognitif.

Perkembangan visual adalah jendela dalam sistem kecerdasan dan menjadi
petunjuk penting bagi kebutuhan nutrisi otak. “Ada beberapa nutrisi penting
untuk menjaga kesehatan mata, yaitu Vitamin A, AADHA, Taurine, dan Lutein.
Lutein adalah jenis karotenoid alami yang dapat membantu melindungi mata
bayi dan batita yang masih peka dari bahaya sinar biru. Lutein terdapat pada
ASI dan juga sumber makanan lain, seperti sayuran hijau dan buah berwarna
kekuningan,” ujarnya.

Pada 2004, Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA-US)
menyetujui ketentuan dari pengakuan umum tentang keselamatan (GRAS) bagi
lutein dari Tagetes erecta I.

Sebagai zat nutrien bagi makanan bayi dan susu formula. Setahun kemudian,
Komite Evaluasi Gabungan untuk Zatzat Tambahan pada Makanan (ZECFA) dari
WHO/CODEX menetapkan bahwa lutein dari bunga marigold aman digunakan sebagai
suplemen nutrien bagi makanan. WHO menetapkan asupan harian yang diperoleh
(Allowable Daily Intake/ADI) sebanyak 2 mg per kg berat tubuh per hari, yang
ribuan kali lebih besar daripada kadar yang terdapat pada susu formula.
(lenny handayani/sindo/mbs)

sumber: okezone

November 13, 2008

Pilih mana ? Minum Rumput Fatimah atau Diinduksi?

Filed under: Article, Kehamilan, Persalinan — 1shop @ 12:55 am

rumput fatimahRUMPUT FATIMAH (Labisa pumila) berdasarkan kajian atas obat-obatan tradisional di Sabah, Malaysia, tahun 1998, dikatakan mengandung bahan fitokimia, yang dapat membantu menimbulkan kontraksi rahim dan akan menambah pendarahan yang terjadi (dikarenakan zat yang terkandung didalamnya menyebabkan pecahnya pembuluh-pembuluh darah dan stres otot.

Yang jadi masalah, dosis kandungan fitokimianya tidak bisa diukur. Tumbuhan ini dipakai dengan cara akarnya direndam. Air rendaman inilah yang diminum. Semakin lama direndam, kadar zat fitokimia yang terlarut pun semakin pekat. Dosisnya bisa jadi berlipat2. Pada obat-obat modern, masalah variasi ini tidak terjadi. Semua bahan aktifnya jelas. Dosisnya pun terukur.

Minum jamu ala rendaman akar rumput fatimah ini akan menimbulkan masalah, jika pada proses persalinan itu, dokter juga memberikan obat modern yang merangsang kontraksi usus. Efeknya bisa dobel. Jika mulut rahim belum terbuka, efek kuat kontraksi ini bisa berbahaya. Risikonya bisa berupa rahim robek, perdarahan setelah melahirkan, atau bahkan kematian pada janin. Biasanya dokter tidak pernah mengijinkan penggunaan obat-obatan tradisional seperti ini.

Dikutip dari dr. Okky Oktafandhi, SpOG dari RS Internasional Bintaro, menyampaikan bahwa gara2 rumput fatimah ini beliau pernah mendapati rahim pasiennya sangat tipis, sedikit lagi malah mungkin harus diangkat, karena menyebabkan perdarahan terus menerus. Maka dari itu, beliau sangat menyarankan agar pasiennya tidak minum rumput fatimah menjelang persainan mengingat efeknya yang bisa jadi sangat berbahaya jika kita salah dalam dosis dan aturan meminumnya.

Begitu juga pendapat dr. L. Pieter, SpOG dari RS IMC Bintaro, mengatakan hal yang sama “masalahnya adalah kita, para dokter tak pernah bisa mengukur dosis yang tepat penggunaan rumput fatimah pada pasien”. Namun disamping statemennya itu beliau juga mengakui kehebatan khasiat ramuan tradisional ini. Dituturkan juga beliau pernah pengalaman menolong pasien yang mengalami pendarahan pasca persalinan luar biasa akibat meminum ramuan rumput fatimah ini.

Untuk mendapatkan rumput fatimah ini tidaklah sulit, biasanya para jemaah haji menyempatkan diri membeli ketika berziarah ke Jabal Uhud karena banyak dijual di sana dan harganyapun lebih murah, satu akar rumput fatimah dijual dengan harga antara 3 sampai 5 riyals tetapi kalau anda membelinya sudah di Mekah maka harganya bisa mencapai 7 sampai 10 riyals lagian rumputnya sedikit dan merupkan stock lama.

Penggunaan rumput fatimah selain sebagai ramuan memperlancar persalinan bisa juga sebagai pelancar haid, hal ini sebenarnya bukan hal baru di Indonesia, terlebih bagi masyarakat Dayak Iban di Pulau Kalimantan, perbatasan Indonesia dan Serawak. Masyarakat Dayak Iban biasanya memanfaatkan rumput fatimah ini dengan mengambil akarnya. Kemudian dicuci, dipotong-potong lalu direbus. Air rebusan akar rumput fatimah ini yang kemudian diminum untuk melancarkan kelahiran atau haid. Sehabis melahirkan, para perempuan Dayak Iban ini juga menggunakan daun sembong, yang kelihatan seperti gulma, untuk mandi. Daun sembong tersebut dibuang akarnya, dibersihkan dan kemudian direbus. Rebusan inilah yang digunakan untuk mandi sehingga tubuh terasa sejuk dan segar.

Berikut ini saya kutipkan beberapa pendapat para ibu yang berpengalaman dengan rumput fatimah :

A : Ngomong tentang mitos inget juga tentang rumput fatima, biasanya kalo melahirkan ada juga yg makan seduhan air ini. Pas aku lahiran dulu dr Nsusunya sempet tanya, ibu makan rumput fatima ga? Aku jawab tidak. Syukurlahkata meraka soalnya dr beberapa kasus mereka sering banget menangnagibleeding karena ternyata si pasien minum air rumput fatima ini. Penjelasannilmiahnya aku ga sempet tanya…mungkin dr n sps ada yg bisa kasih alesanlain..
lulu

B : Kalo nggk salah rumput fatima ini merangsang kontraksi, jadi baru boleh diminum bukaan 5 keatas (kalo nggk salah.. nih ya)Kalo sblmnya bisa bahaya soalnya perut kontraksi sdgkan bukaan blm lengkap… gitu ktnya…lho aku jg nggk tau pastinya
Kakak ku jg dulu pnh minum seduhan rumput fatima and minum lagi air aqua yg udah di doa2in deh ..pokoknya semuanya diminum (biasa,,,anjuran orgtua and kel) trus di induksi pula….jadi segala yg merangsang kontraksidikasih (dokter tentu ngk tau) Lahiran bayinya emang lgs jd lancar bgt.Tp…. udahannya 1 jam stlh melahirkan tiba2 kakakku pucat pasi and darah dah penuh di sekitar kasurnya. Lgs deh di transfusi segala. Gaktau sih…krn sblmnya minum seduhan rumput fatima atau itu atau bukan.Mungkin pengaruh jg dah dikasih rumput fatima, di induksi pula
Tp ada juga sih temenku yg minum air seduhan rumput fatima jadi lancar..
Tergantung kondisi kali ya….jaman dulu mgkn fungsi rumput fatima smdgn induksi.
Ratu

C : Sebaiknya jangan, kata dsog menimbulkan kontraksi palsu, alias belum saatnya kontraksi udah kontraksi duluan. Kalo pengen lancar sering2 jalan.saya waktu itu jg dikira minum rumput fatima ama susternya, krn usia kandungan belum genap 38 minggu sudah ke RS mau melahirkan, padahal enggak sama sekali. Sempet dikasih penahan kontraksi ama dokter, tp yg tetep saja emang sudah saatnya keluar kali, ya udah lancaarrr….pokoknya jangan males biarpun kandungan sudah besar, rajin ikut senam hamil & jalan kaki …
dykrst

D : Saya punya rumput fatimah. dan waktu melahirkan dulu, saya minum air rendamannya. dan memang terbukti itu mempercepat proses persalinan. saya mengalami ketuban pecah jam 7 pagi (kembar air kata orang jawa bilang, jadi air ketubannya keluar sedikit2) dan sampai sore masih terus pembukaan 1. Ibu saya dikasih sama tetangga saya rumput fatimah, terus saya minum air rendamannya. eh… jam 8.35 malam lahir deh ayu. barengan saya lahiran juga minum air itu. awalnya bayinya juga susah keluar, tapi setelah minum air itu, cepet lahir tuh. Beberapa teman saya yang juga minum air rumput fatimah itu proses melahirkannya cepat. Tapi, saya dipesan, kalau mau minum itu hanya setelah bukaan 1 atau lebih.
Terus terang selama ini saya juga penasaran, sebenarnya itu cuma mitos, atau memang rumput fatimah tu mengandung suatu zat yang mempercepat proses kelahiran atau bagaimana? Mohon pencerahannya dok. Terima kasih. Amalia Ariendita

E : Rumputr fatima yg pasti bikin mules…
Dokter saya dulu tidak menyatrankan saya minum rumput ini, tapi namanyaorang tua maksa, kita jawab, malah dibilang sok tau, ya udah deh minum aja,itupun bidan sudah berkata dihadapan ibu saya, “terserah ibu kalo mo diminumboleh,.. tapi kalo saya yang melahirkan sih, saya gak akan minum” …akhirnya tak minum, daripada lagi stress, tambah stress dikecutin samaibuku.
setelah bukaan enam baru deh minum itu,… tadinya gak mules2 banget,..setelah itu jadi muleeeees banget,… wah wah gak ketulungan deh… tapi gakberarti jadi cepat bersalinnya, waktu itu saya bukaan 6 jam 5 sore, bukaansempurna jam 10 malam, Wira lahirnya baru jam 5 pagi, karena kepalanya belumturun2.
Jadi, terbukti, gak mempercepat yah…. cuma bikin mules
Pernah juga kejadian sama, tante saya, waktu dia melahirkan, dia dah siapinitu air rendeman rumput fatima di botol Aqua,.. pas mau bersalin jugadibawa, rencananya diminum disana,.. nah suaminya gak ngerti kalo itu airrumput fatima, karena haus, diminum deh itu air,..2 tetangga yg pada nganterjuga dikasih minum dari botol tersebut,… wah suami tanteku beserta 2tetangga, mules2 perutnya,… pas tante minta air rumput fatimanya mana,malah gak ada, si tante marah2 sama si om yg mules2.. hehehe.. jadi lucu’
Jadi mending gak usah aja deh.. nurut saran dokternya aja, kali yah. Tya

Kalau saya sendiri sih, lebih suka yang alami, kalo bisa malah sealami mungkin, tanpa rumput fatimah, tanpa induksi, mending disuruh jalan kaki ampe teler deh, tapi bagaimana dengan Anda ???

Ref:
http://www.sinarharapan.co.id/iptek/kesehatan/2003/022/kes5.html
http://www.ayahbunda-online.com/info_ayahbunda/info_detail.asp?id=Kehamilan&info_id=807
http://dedysubandi.multiply.com/journal/item/80

November 12, 2008

Musical Carpet Piano

Filed under: Mainan Edukatif, Product — Tag:, , , , , — 1shop @ 11:42 pm

Image Hosted by ImageShack.us
play farm animal
Karpet mungil & lucu, kalo ditekan bisa mengeluarkan suara-suara binatang, piano, ABC, lagu-lagu yang lucu. Untuk bayi yang baru belajar merangkak atau belajar berdiri. Menstimulasi si kecil untuk mengenal huruf ABC dan lagu2.
ukurannya mungil, gampang dilipat, enak kalo mo dibawa kemana-mana..
suaranya cukup lembut dan menyenangkan bagi Anda dan juga si kecil 🙂

KODE BARANG: CRP-001

HARGA: Rp. 68.000,-
STOCK: READY

DESKRIPSI LAIN :

  • Terbuat dari bahan yang lembut dan aman untuk bayi dan anak.
  • Warna-warna yang menarik, kalau dipencet ada bunyinya, si kecil pasti suka 🙂

PILIHAN SERI

  1. KICK & PLAY PIANO (Abjad) : kode barang CRP-001-1
  2. PLAY FARM ANIMAL (Hewan-hewan) : kode barang CRP-001-2

November 11, 2008

Selentingan Seputar Pemberian ASI

Filed under: Article, ASI — 1shop @ 9:41 pm

babyBahwa ASI adalah yang terbaik untuk bayi tentunya kita semua sudah tahu dan memahaminya. Tapi terkadang, lingkungan yang kurang kondusif dapat menyurutkan semangat ibu untuk memberikan ASI kepada bayinya. Lingkungan ini bisa terdiri dari banyak komponen, bisa dukungan keluarga, dukungan infrastruktur peralatan2 breastfeeding, dukungan gizi yang baik untuk ibu, dukungan lingkungan yang nyaman untuk menyusui, dll.

Belum lagi beredarnya selentingan2 negatif dan mitos yang salah mengenai pemberian ASI kepada bayi. Saya sendiri sempat mengalaminya. Rasanya saya sudah cukup yakin bahwa ASI adalah yang terbaik untuk anak saya, tapi begitu menghadapi selentingan2 negatif, kadang hati sayapun menjadi maju mundur tak tentu.

Tapi tentunya dengan informasi yang cukup akurat, kita sebagai ibu yang cerdas harus bisa menjawab semua selentingan2 itu, dan kembali memperkuat keyakinan bahwa kita mampu memberi yang terbaik untuk sang buah hati, hanya ASI tentunya yang terbaik.

Berikut ini 45 Mitos dan Fakta Seputar ASI

mitos (M) fakta (F)

M : Menyusui menyebabkan payudara kendur.
F : Payudara kendur disebabkan oleh bertambahnya usia dan kehamilan.

M : Payudara yang berukuran kecil, tidak dapat menghasilkan banyak susu.
F : Payudara kecil maupun besar sama-sama dapat menghasilkan banyak susu.

M : Payudara dengan puting terbenam tidak dapat menyusui.
F : Puting terbenam tidak berarti tidak dapat menyusui, karena bayi menyusu pada payudara, bukan pada puting.

M : ASI pertama (yang berwarna kekuningan) tidak baik bagi bayi.
F : ASI pertama (kolostrum) adalah zat terbaik bagi bayi.

M : Kolostrum / ASI pertama adalah susu basi.
F : Kolostrum mengandung zat kekebalan tubuh dan protein yang sangat kaya.

M : ASI eksklusif berarti tidak boleh memberikan makanan, yang lain boleh.
F : ASI ekslusif berarti hanya memberikan ASI saja, yang lain tidak boleh.

M : ASI eksklusif berarti tidak boleh memberikan susu formula, lainnya boleh.
F : ASI eksklusif berarti hanya boleh memberikan ASI saja, yang lain tidak boleh.

M : ASI eksklusif tidak dapat dilakukan jika ibu bekerja.
F : Ibu bekerja tetap dapat memberikan ASI eksklusif.

M : Hingga usia 6 bulan, ASI saja tidak cukup bagi bayi.
F : Semua kebutuhan bayi sampai usia 6 bulan terpenuhi oleh ASI saja.

M : Pisang dapat menyembuhkan diare pada bayi.
F : Makanan padat tidak dapat diolah oleh usus bayi hingga usia 6 bulan.

M : Pisang dapat membersihkan usus bayi.
F : Pisang tidak dapat membersihkan usus bayi melainkan merusak, karena usus bayi belum sanggup mengolah makanan hingga usia 6 bulan.

M : Susu formula sama baiknya dengan ASI.
F : Tidak ada cairan lain apapun yang dapat menggantikan ASI.

M : Susu formula membuat bayi lebih sehat.
F : Hanya jika diberikan ASI eksklusif sampai 6 bulan yang membuat bayi lebih sehat.

M : Untuk perkembangan otak, susu formula lebih baik daripada ASI.
F : ASI mengandung AA/DHA yang sangat penting bagi pertumbuhan otak.

M : Kombinasi ASI dan formula adalah yang terbaik bagi bayi.
F : Yang terbaik bagi bayi hingga usia 6 bulan adalah hanya menerima ASI saja.

M : Jika ASI belum atau tidak lancar dapat digantikan dengan susu formula.
F : Jika ASI belum atau tidak lancar, bayi masih memiliki daya tahan tubuh (tidak akan kelaparan) hingga 2×24 jam sejak lahir, yang dibawa sejak dalam kandungan.

M : Jika ASI belum keluar, tidak ada gunanya menyusui bayi.
F : Jika ASI belum atau tidak lancar, bayi masih memiliki daya tahan tubuh (tidak akan kelaparan) hingga 2×24 jam sejak lahir, yang dibawa sejak dalam kandungan.

M : Sementara ASI belum keluar, bayi dapat diberikan susu formula atau madu.
F : Pemberian makanan lain selain ASI meningkatkan risiko terganggunya usus bayi yang masih belum siap.

M : Agar bayi tidak kuning dan tidak demam, dapat diberi makanan atau minuman lain sebelum ASI keluar.
F : Bayi yang kuning harus banyak menerima sinar matahari pagi dan lebih sering diberi ASI.

M : Jika bayi terus menangis berati ASI-nya kurang.
F : Bayi menangis belum tentu lapar.

M : Ibu yang banyak minum susu, akan menghasilkan banyak ASI.
F : Banyaknya ASI yang dihasilkan tidak dipengaruhi oleh makanan atau minuman yang dikonsumsi ibu. Semakin sering bayi menyusu semakin banyak ASI yang dihasilkan.

M : Agar menghasilkan banyak ASI, Ibu harus banyak makan sayuran.
F : Semakin sering bayi menyusu, semakin banyak ASI yang dihasilkan.

M : Jika ibu sakit, bayi akan tertular melalui ASI.
F : Ketika sakita, tubuh ibu membuat zat kekebalan tubuh yang juga disalurkan kepada bayi melalui ASI sehingga bayi tidak akan sakit.

M : Ibu yang kurang vitamin tidak dapat menyusui bayinya.
F : Ibu yang kurus sekalipun tetap dapat menghasilkan banyak ASI asalkan sering menyusui.

M : Menyusui tidak boleh dilakukan sambil berbaring.
F : Menyusui dapat dilakukan sambil berdiri, duduk ataupun berbaring.

M : Bayi yang sedang sakit tidak boleh disusui.
F : Bayi yang sedang sakit harus lebih sering diberi ASI.

M : Pemberian air kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan tidak akan merugikan.
F : Pemberian air kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan hanya akan memenuhi perut bayi sehingga mengurangi ruang untuk ASI yang sangat dibutuhkan bayi.

M : Bayi baru lahir perlu diberikan air teh agar memiliki tenaga.
F : Pemberian air teh kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan hanya akan memenuhi perut bayi sehingga mengurangi ruang untuk ASI yang sangat dibutuhkan bayi.

M : Setelah melahirkan, ibu terlalu lelah untuk dapat menyusui bayi.
F : Kecuali dalam situasi darurat, ibu yang baru melahirkan mampu menyusui bayinya segera, memeluk dan menyusui bayi adalah penghilang sakit dan rasa lelah ibu.

M : Bayi baru lahir tidak dapat menyusu sendiri.
F : Bayi memiliki naluri kuat untuk mencari puting dalam satu jam pertama setelah lahir.

M : ASI belum keluar pada hari pertama setelah melahirkan.
F : Meskipun tidak terasa, kolostrum (ASI pertama), akan keluar langsung setelah kelahiran. Jumlahnya sedikit, tapi cukup untuk kebutuhan bayi.

M : Tidak ada gunanya menyusui bayi sejak kelahirannya.
F : Kolostrum adalah cairan yang kaya dengan zat kekebalan tubuh dan zat penting lain yang harus dimiliki bayi. Bayi yang menyusui langsung akan merangsang ASI cepat keluar.

M : Bayi harus dibungkus dan dihangatkan dibawah lampu selama dua jam setelah lahir.
F : Bayi bukan anak ayam. Kehangatan terbaik bagi bayi diperoleh melalui kontak kulit bayi ke kulit ibu, karena kehangatan tubuh ibu dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bayi. Kontak kulit bayi ke kulit ibu membuat ASI semakin cepat keluar.

M : ASI pertama/kolostrum sangat sedikit, sehingga bayi lapar dan menangis.
F : ASI pertama memang sedikit, tapi cukup untuk memenuhi perut bayi yang hanya dapat diisi sebanyak 4 sendok teh.

M : Bayi menangis, pasti karena lapar.
F : Bayi menangis bisa diakibatkan karena merasa tidak nyaman, merasa tidak aman, merasa sakit, dan sebagainya, belum tentu lapar.

M : Bayi menangis karena lapar perlu diberi makanan atau minuman lain.
F : Jika bayi lapar, beri ASI lagi. Sering-sering diberi ASI tidak akan membuat bayi lapar.

M : ASI yang penting hanyalah cairan yang berwarna putih.
F : Kolostrum/ASI pertama (kekuningan/tidak berwarna) adalah ASI yang paling penting untuk memberikan kekebalan kepada bayi. ASI yang berwarna putih adalah yang paling penting untuk kebutuhan bayi sampai 6 bulan pertama.

M : Bayi kedinginan sehingga perlu dibedong.
F : Bayi baru lahir memang mudah kedinginan, sehingga perlu dipeluk kontak kulit ke kulit, diberi topi, lalu ibu bersama bayi diselimuti. Bedong bayi terlalu ketat akan membuatnya lebih kedinginan.

M : Kurang tersedia tenaga kesehatan sehingga bayi tidak dapat dibiarkan menyusu sendiri.
F : Suami atau anggota keluarga ibu dapat membantu Inisiasi Menyusu Dini.

M : Kamar bersalin atau kamar operasi sibuk sehingga bayi perlu segera dipisah dari ibunya.
F : Sementara sibuk, ibu bisa melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD).

M : Ibu harus dijahit sehingga bayi perlu segera dipisah dari ibunya.
F : Sementara dijahit, ibu tetap dapat melaksanakan IMD.

M : Bayi perlu diberikan suntikan vitamin K dan tetes mata segera setelah lahir.
F : Benar, tapi dapat ditunda selama 1 jam hingga bayi selesai menyusu awal.

M : Bayi harus segera dibersihkan setelah lahir.
F : Ditunda 1 jam tidak akan mengubah berat dan tinggi bayi.

M : Tenaga kesehatan belum sependapat tentang pentingnya memberi kesempatan IMD pada bayi yang lahir dengan operasi caesar.
F : Mungkin, tapi adalah tugas orangtua untuk membela hak sang bayi. Tenaga kesehatan dapat diberi penjelasan, dan suami atau anggota keluarga dapat membujuk agar bayi dibiarkan untuk IMD.

M : Ibu belum bisa duduk/duduk miring untuk memberikan ASI.
F : Siapa yang mengharuskan duduk? Bayi dapat menyusu pada saat tengkuran di dada ibu.(ING)

Ref : http://www.kompas.com/

Clothbook Fluffy Chick & friends

Filed under: Mainan Edukatif, Product — 1shop @ 12:59 am

Fluffychick
Cloth Book dengan warna warni cerah ini berisi 6 Halaman yang terdiri dari Gambar Ayam, Bebek, Domba, Babi, Sapi dan Angsa. Clothbook terbuat dari bahan yang lembut dan aman, dapat merangsang kecintaan anak untuk membaca sejak dini, dan sekaligus mengenalkan karakter binatang di sekitar kita

GAMBAR BELAKANG

fluffy chick belakang

KODE BARANG: CBK – 001

HARGA: Rp. 45.000,-
STOCK: READY
DIMENSI: 19 x 18 x 2,5 cm

DESKRIPSI LAIN :

  • Terbuat dari kain berbantal yang lembut dan aman untuk bayi dan anak.
  • Gambar-gambar yang menarik, sebagian timbul, dapat di buka tutup, dapat diraba dan bergemerisik

Look at this little girl 🙂

Qia baca fluffychick

November 6, 2008

Nyamannya Bantal Menyusui

Filed under: ASI, Bayi — 1shop @ 8:30 pm

Hunting perlengkapan setelah melahirkan memang jadi acara yang ditunggu-tunggu ibu hamil. Menginjak usia kehamilan 7 bulan, cihui!, saya mulai rajin cari daftar belanja buat ibu hamil. Anak pertama gitu dyeeeh…

Kebetulan saat itu temen SMA juga sedang hamil, dan kebetulan juga jarak kehamilan kami hanya beda dua minggu. Hohoho, mulai deh, bumil hunting bareng. Kalap tepatnya. Tapi dasar ‘budak’ IT, kita cari perlengkapan internet ga hanya di pasar, tapi malah lebih banyak menjelajah dunia maya. Saya mulai nimbun perlengkapan standar kayak baju bayi, popok, celana pop, dll. Hohoho. Aman.

Hingga teman saya itu menemukan BANTAL MENYUSUI (nursing pillow Renata sebagai salah satu perlengkapan yang MUST HAVE. Tertarik? Belom tuh. Hem.. saya lirik harganya yang ratusan ribu. Males deh. Bantal biasa  aja dah cukup. Bayi kecil gitu ga berat-berat amat nggegendongnya.

Seindah gambar ini

Gambar diambil dari sini

Tring.
Si Bayi cantik itu lahir (eh,, sebenernya ga pake “tring” ding, pake mules-mules, n remes-remes tangan ayahnya ber jam-jam sampe keriting tuh)
Mungil, putih, dan menawan.

Dan mulailah hari-hari pertama sebagai ibu.

Apa gerangan yang terjadi?

Uh oh. Jahitan, sodara-sodara.
Tau kan, kalo melahirkan normal, biasanya bagian yang “satu itu” bakal diobras sama bu dokter? Auuuwww, berdiri cemas, duduk tak nyaman. Namanya juga baru pertama kali. Serba ngeri.

Dan gambaran saya tentang menyusui jadi tak seindah dan semudah kemarin.
Saya tidak bisa menyilang kaki untuk menopang tubuh saat menyusui Qia (hwee..ngubah posisi duduk aja harus pelan-pelan, kebayang kalo bret bret bret!)
Kalo saya duduk bersandar, tetap aja rasanya punggung hingga pinggang tidak ada yang menopang. Jadinya pegel. Oya, ngomong-ngomong, si bayi memang mungil dan ringan sih. Pada menit-menit pertama ga terasa apa-apa. Tapi coba deh, setelah 10 menit, 15 menit.. aarggghh…kram!

Hahahaha.
Konyol kalo inget betapa paranoidnya saya dengan jahitan setelah melahirkan.
Dan akhirnya, setelah satu bulan, saya menyerah, dan memesan bantal menyusui.

Ternyata sangat membantu.
Bantalnya bisa menyangga badannya Qia, jadi saya ga ngerasa berat saat menggendongnya, hingga sekarang BB Qia sudah mencapai 8 kilo pun , jika dia menyusui dari bantal itu, saya tidak merasakan beratnya. Qianya juga kayaknya nyaman banget tiduran di bantal itu. Trus, bantal yang melingkar hingga ke pinggang ternyata berfungsi menyangga badan saya. Jadinya ga perlu sandaran pun, punggung dan pinggang ga jadi pegel.

Saya jadi ingat hari-hari pertama setelah Qia lahir.
Andai sejak waktu itu saya memakai bantal menyusui Renata.
Tentu saya ga pusing dengan posisi duduk yang serba salah karena jahitan yang bikin parno.

MomNBabyShop.Com resmi di-launch

Filed under: Headline News — 1shop @ 6:38 pm

Selamat datang kepada para pengunjung MomNBabyShop.com, dengan semangat ingin saling berbagi dengan sesama ibu dan calon-ibu, kami hadir di sini untuk menjadi sahabat Anda.

Kami menyediakan produk-produk berkualitas untuk mom n baby yang akan terus kami update sesuai kebutuhan Anda.

Enjoy Shopping !!

Nursing room di mall-mall Bandung

Filed under: Nursing Room, Review — 1shop @ 1:01 am

Bandung Electronic Center (BEC)
Deskripsi: cukup luas, ada 2 buah kursi.
Lokasi: Lantai yang sama dengan foodcourt (di pojok dekat lift)

Bandung Super Mall (BSM)
Deskripsi: Bersih, Tidak terlalu luas, tidak ada changing table, ada wastafel, ada tempat sampah, ada AC, ada 2 bangku panjang yang bisa juga dijadikan changing table karena empuk dan datar, hanya pegel karena harus membungkuk. Ruangan cukup untuk 3 orang + 1
stroller.
Lokasi: Lantai 2 – dekat pintu masuk METRO atau di samping shaga fitness/dekat arena bermain anak dan Lantai 1 – dekat pintu masuk METRO & Excelso atau samping studio tas

Carrefour Kiaracondong
Deskripsi: Ada changing table, wastafel, sofa, ada toilet didalam (tanpa sekat), harus minta kunci ke bagian cutomer service dengan meninggalkan KTP.
Lokasi: Lantai 1 (sebelah mushola)

Cihampelas Walk (Ci-Walk)
Deskripsi: AC, 1 tempat tidur, 1 kursi, washtafel, Ruangan ini sekaligus ruang PPPK.
Lokasi: Lantai LG (depan Yogya Dept. Store/di area parkir).

Istana Plaza
Deskripsi: ada kursi busa cukup untuk 2 orang, ada AC, 1 tempat sampah, 2 baby tafel,
1 washtafel, 1 kursi panjang, meja rias (ruangan khusus untuk menyusui)
Lokasi: Lantai UG (di depan lift barang), Lantai 3 (blkg Hokben)

Parijs Van Java
Deskripsi: ada AC, wastafel, changing table, 1 buah kursi, pintu kaca setengah badan, harus minta kunci ke bagian kebersihan?, ada changing table dari balon, ruangan lumayan luas, (hati2 diintip)
Lokasi: Ground Floor (di belakang counter hammer)

Plaza IBCC
Lokasi: Lantai 1 (Area Komputer)

nursing room di mall-mall bekasi

Filed under: Nursing Room, Review — 1shop @ 12:59 am

Carefour Bekasi Timur
Deskripsi: AC, kursu panjang , 2 meja panjang, 1 wastafel.
Lokasi : lt.2 (di depan es teller 77 )

« Newer PostsOlder Posts »

Blog di WordPress.com.