1shop’s Blog

November 6, 2008

Nyamannya Bantal Menyusui

Filed under: ASI, Bayi — 1shop @ 8:30 pm

Hunting perlengkapan setelah melahirkan memang jadi acara yang ditunggu-tunggu ibu hamil. Menginjak usia kehamilan 7 bulan, cihui!, saya mulai rajin cari daftar belanja buat ibu hamil. Anak pertama gitu dyeeeh…

Kebetulan saat itu temen SMA juga sedang hamil, dan kebetulan juga jarak kehamilan kami hanya beda dua minggu. Hohoho, mulai deh, bumil hunting bareng. Kalap tepatnya. Tapi dasar ‘budak’ IT, kita cari perlengkapan internet ga hanya di pasar, tapi malah lebih banyak menjelajah dunia maya. Saya mulai nimbun perlengkapan standar kayak baju bayi, popok, celana pop, dll. Hohoho. Aman.

Hingga teman saya itu menemukan BANTAL MENYUSUI (nursing pillow Renata sebagai salah satu perlengkapan yang MUST HAVE. Tertarik? Belom tuh. Hem.. saya lirik harganya yang ratusan ribu. Males deh. Bantal biasa  aja dah cukup. Bayi kecil gitu ga berat-berat amat nggegendongnya.

Seindah gambar ini

Gambar diambil dari sini

Tring.
Si Bayi cantik itu lahir (eh,, sebenernya ga pake “tring” ding, pake mules-mules, n remes-remes tangan ayahnya ber jam-jam sampe keriting tuh)
Mungil, putih, dan menawan.

Dan mulailah hari-hari pertama sebagai ibu.

Apa gerangan yang terjadi?

Uh oh. Jahitan, sodara-sodara.
Tau kan, kalo melahirkan normal, biasanya bagian yang “satu itu” bakal diobras sama bu dokter? Auuuwww, berdiri cemas, duduk tak nyaman. Namanya juga baru pertama kali. Serba ngeri.

Dan gambaran saya tentang menyusui jadi tak seindah dan semudah kemarin.
Saya tidak bisa menyilang kaki untuk menopang tubuh saat menyusui Qia (hwee..ngubah posisi duduk aja harus pelan-pelan, kebayang kalo bret bret bret!)
Kalo saya duduk bersandar, tetap aja rasanya punggung hingga pinggang tidak ada yang menopang. Jadinya pegel. Oya, ngomong-ngomong, si bayi memang mungil dan ringan sih. Pada menit-menit pertama ga terasa apa-apa. Tapi coba deh, setelah 10 menit, 15 menit.. aarggghh…kram!

Hahahaha.
Konyol kalo inget betapa paranoidnya saya dengan jahitan setelah melahirkan.
Dan akhirnya, setelah satu bulan, saya menyerah, dan memesan bantal menyusui.

Ternyata sangat membantu.
Bantalnya bisa menyangga badannya Qia, jadi saya ga ngerasa berat saat menggendongnya, hingga sekarang BB Qia sudah mencapai 8 kilo pun , jika dia menyusui dari bantal itu, saya tidak merasakan beratnya. Qianya juga kayaknya nyaman banget tiduran di bantal itu. Trus, bantal yang melingkar hingga ke pinggang ternyata berfungsi menyangga badan saya. Jadinya ga perlu sandaran pun, punggung dan pinggang ga jadi pegel.

Saya jadi ingat hari-hari pertama setelah Qia lahir.
Andai sejak waktu itu saya memakai bantal menyusui Renata.
Tentu saya ga pusing dengan posisi duduk yang serba salah karena jahitan yang bikin parno.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: